PT. MEGA CITRA BESTARI

Mengenal MCB Lebih Detail : Arti Kode, Pengertian, Fungsi, Cara Kerja dan Ciri-cirinya

Penting sekali untuk mengenal dan mengetahui arti kodenya, sebab kode mengandung sebuah arti. Dengan mengetahui artinya, akan membantu untuk menemukan MCB yang sesuai dengan kebutuhan. Mengingat keberadaan benda ini sangat penting sekali. Simak yuk ulasan mengenai MCB berikut ini.

1. Mengenal MCB dan Arti Kodenya

MCB
Sumber: pixabay.com

Pada MCB terdapat kode yang memiliki arti berdasarkan spesifikasinya. Setiap kode memberikan pengaruh terhadap kekuatan benda ini. Kehadiran kode wajib anda baca dengan benar supaya tidak berpengaruh buruk pada sistem aliran listrik. 

Pastinya jangan sembarangan mengenai instalasi listrik karena dapat menimbulkan bahaya yang cukup besar yaitu kebakaran. Terlebih kebakaran dapat menjalar hingga menimbulkan kerugian bagi perumahan yang ada disekitar.

Pada MCB terdapat nomor yang biasanya berada di bagian bawah MCB. Nantinya pihak produsen akan lebih mudah melakukan pengecekan mengenai jenis dan nilai dari MCB dengan cepat. Apalagi setiap nomor antara yang satu dengan yang lainnya berbeda. Pastikan mengetahuinya dengan benar agar tidak terjadi kesalahan.

Untuk memudahkan Anda mengenal MCB dan arti kodenya, ketahui nilai kurva dan batas arusnya. Kurva ditandai dengan huruf A, B dan C. Huruf B akan mati jika kelebihan 3-5 kali lipat dari semestinya. Huruf C akan bermasalah apabila menerima lebih dari 5-10 kali. Sedangkan D akan bermasalah bila menerima arus lebih dari 5-10 kali.

Sementara itu, untuk mengetahui keterangan mengenai tegangan biasanya disertai angka dalam satuan volt dengan kode V. Yang terdiri dari 3 fase, biasanya menggunakan MCB mencapai 400V atau 415V. Apabila menggunakan fase tunggal, hanya memerlukan 230V atau 240V. Tentunya kebutuhan mengenai benda ini juga berbeda, ada yang untuk listrik fase tunggal maupun 3 fase. 

Simak ulasan lebih lengkap lagi pada artikel berikut, Mengenal MCB dan Arti Kodenya.

2. Pengertian MCB, Fungsi dan Cara Kerjanya

Setelah mengetahui arti kode MCB, mari kita ulas mengenai pengertian MCB, Fungsi dan Cara Kerjanya.

  • Pengertian MCB

Sebagian orang masih asing mengenai MCB. Kepanjangan dari MCB adalah Miniature Circuit Breaker. Dimana diartikan sebagai salah satu komponen yang memiliki fungsi dasar sebagai alat keselamatan rumah dan bangunan. Umumnya setiap bangunan yang dialiri listrik pasti menggunakan MCB.

  • Fungsi MCB

Secara umum fungsi MCB adalah memutuskan aliran ketika tegangan terlalu tinggi. Komponen ini memiliki ambang batas tertentu sebagai batasan arus listrik yang dapat ditampung untuk mencegah terjadinya overload.

Aliran yang terlalu besar dapat menyebabkan konsleting listrik. Hal ini dapat menyebabkan sebuah bangunan terbakar karena arus pendek dalam jumlah besar tanpa batasan. Untuk itu, setiap bangunan harus memiliki komponen ini supaya dapat mencegah terjadinya overheat pada kabel instalasi.

Fungsi MCB ini terkesan lebih praktis karena hanya mengubah posisi off ke on saat listrik padam akibat overheat. Namun, MCB dipengaruhi oleh jumlah kutub yang tersedia. Sebagai contoh, apabila terdapat 3 kutub berarti mengamankan arus listrik sebanyak 3 prase. 

  • Cara Kerja MCB yang Memiliki Fungsi untuk Memutuskan Tegangan Ketika Terjadi Kelebihan Arus

Pada dasarnya ada dua metode yang dapat digunakan ketika arus listrik terputus karena overheat. Pertama, magnetic tripping dan kedua thermal tripping. 

Magnetic Tripping terjadi ketika terjadi hubungan singkat antara prase dengan netral. Hubungan ini memunculkan medan magnet yang besar dan kuat sehingga tegangan besar yang tercipta akan dialirkan ke solenoid. Kemudian mendorong palang membuka kontak sehingga posisi berubah menjadi off atau mati.

Sedangkan Thermal Tripping merupakan kondisi cara kerja MCB yang memanfaatkan sifat khusus bimetal. Sifatnya mudah melengkung apabila terkena panas pada tegangan tinggi. Pada kondisi normal bimetal akan lurus kemudian melengkung saat terpapar panas. Kemudian bimetal akan memutus arus listrik secara otomatis sehingga posisi menjadi off.

Simak ulasan lebih lengkap lagi pada artikel berikut, Apa Itu MCB? Fungsi dan Cara Kerjanya.

3. Pengertian, Fungsi dan Jenis MCB di Instalasi Listrik

  • Pengertian MCB Instalasi Listrik

MCB instalasi listrik adalah komponen yang memiliki peran sebagai sistem proteksi apabila terjadi hubungan gelombang pendek atau beban lebih. MCB ini akan disesuaikan berdasarkan domisili sebab PLN menentukan besar kecilnya tegangan listrik sesuai gelombang MCB yang diproduksi dalam Negeri.

  • Fungsi MCB pada Instalasi Listrik

Pada instalasi listrik, MCB berfungsi sebagai alat disconnect sebuah jaringan listrik. Desainnya untuk mengisolasi dari gangguan arus yang overload dan short circuit. Secara garis besar, MCB instalasi listrik memiliki 3 fungsi yaitu untuk membatasi penggunaan listrik jika dirasa berlebihan, mematikan listrik apabila ada konsleting dan mengamankan listrik. Sedangkan pada gelombang normal, MCB memiliki peran yang sangat penting sebagai saklar. Fungsinya untuk menghidupkan dan mematikan arus dengan cara manual.

  • Jenis-Jenis MCB Instalasi Listrik
  1. Tipe B yang dipasang pada perumahan atau industri ringan. Mengalami trip saat arus lebih dari 3 hingga 5 kali dari batas maksimum
  2. Tipe C yang bermanfaat untuk lampu penerangan, kendaraan kecil dan industri yang membutuhkan arus lebih tinggi
  3. Tipe D digunakan untuk mesin las, mesin produksi, X-Ray, motor besar, lampu penerangan dan peralatan elektronik yang menghasilkan lonjakan arus tinggi.Jenis ini mengalami trip apabila arus 10 hingga 25 dari batas normal dan ditangani oleh teknisi listrik profesional.

Arus nominal MCB instalasi listrik  terdiri dari 6A, 10A, 13A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, 63A, 80A, 100A, sampai 125A. Harga dari tiap tipenya tidak jauh berbeda, Standarnya dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 20.000-Rp. 35.000.

Simak ulasan lebih lengkap lagi pada artikel berikut, Pengertian MCB di Instalasi Listrik, ini Fungsi dan Jenisnya

4. Ciri MCB yang Telah Rusak dan Permasalahannya

Selain mengetahui pengertian, fungsi dan cara kerja MCB, ada baiknya jika Anda juga mengetahui ciri MCB yang telah rusak dan segala permasalahannya.

  • MCB tidak akan mati secara otomatis saat terjadi korsleting, apabila hal tersebut terjadi maka dapat dipastikan kinerja MCB mengalami penurunan
  • Selain tidak dapat mati secara otomatis, MCB yang rusak tidak dapat dinyalakan kembali karena ada bagian yang telah rusak
  • MCB lebih cepat panas dan berpotensi menyebabkan kebakaran karena kelebihan beban dari yang semestinya

Bagaimana dengan MCB yang masih berfungsi dengan baik? Berikut ciri-cirinya!

  • Mudah dinormalkan kembali meskipun sebelumnya sempat mati karena gangguan kelistrikan
  • MCB mampu menjaga suhu saat seluruh komponen sedang beroperasi
  • MCB mampu bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga performanya tetap stabil

Simak ulasan lebih lengkap lagi pada artikel berikut, Kenali Ciri-ciri MCB yang Bagus dan Rusak karena Pemakaian.

5. Fungsi Box MCB

Penting bagi Anda untuk mengetahui fungsi dari box MCB. Yang terdiri dari 2 model yaitu model inbow dan outbow. Berikut fungsinya!

  • Box MCB dapat melindungi MCB dari jangkauan anak-anak sehingga tidak akan membahayakan bagi mereka
  • Melindungi MCB agar tidak dimasuki oleh hewan seperti cicak yang dapat merusak bagian dalam MCB
  • Box MCB menghindarkan MCB dari Human Error karena tertutup dan tidak mudah disentuh.

Simak ulasan lebih lengkap lagi pada artikel berikut, Fungsi Box MCB yang Sering Ditemukan di Instalasi Listrik.

Sebagai Distributor Hager Resmi di Surabaya dan Indonesia, PT. Mega Citra Bestari menyediakan MCB dan Box MCB dengan kualitas terbaik. Silahkan hubungi kami untuk konsultasi gratis mengenai kebutuhan MCB Anda.