PT. MEGA CITRA BESTARI

Aplikasi Circuit Breaker Pada Industri yang Beragam

Aplikasi Circuit Breaker pada Industri sebenarnya ada berbagai jenis. Seperti diketahui bahwa, alat satu ini mempunyai fungsi yang paling penting soal listrik. Di mana menjadi pemutus otomatis dikala terjadi gangguan.

Kerusakan yang sering terjadi adalah adanya beban berlebih, hubungan singkat atau short hingga munculnya percikan api. Alat ini sering dijadikan satu pilihan di berbagai rumah untuk menggantikan posisi sekring.

Dari segi keunggulan pemutus sirkuit tersebut jauh lebih baik karena adanya operasi On dan Off secara otomatis. Kondisi ini dapat terlihat saat ada permasalahan sekring langsung meleleh sehingga harus menggantinya.

Aplikasi Circuit Breaker Pada Industri

Ada beberapa aplikasi pemutus sirkuit yang dapat diaplikasikan ke berbagai industri seperti, MCB atau Miniature Circuit Breaker. Di mana fungsinya sendiri cukup penting sebagai salah satu faktor keamanan.

Tugas utamanya adalah mampu melindungi semua permasalahan yang ada di dalam listrik. Cara kerjanya ada dua prinsip kerja yaitu, Termal dan Magnetic Tripping. Mempunyai berbagai macam jenis MCB sesuai ketahanannya.

Terdiri dari B, C, D di mana pemakaiannya dapat disesuaikan. Untuk B merupakan tipe rendah yang mampu menahan hingga 5 kali arus. Sementara, paling besar hingga 25 kali menggunakan tipe D.

Aplikasi dari Pemutus Sirkuit ini bukan hanya MCB saja. Masih ada beberapa jenis lainnya, coba simak ulasan singkat di bawah ini, mulai dari fungsi serta kelebihan dan kekurangannya.

  1. MCCB, Aplikasi Circuit Breaker Pada Industri

Mold Case Circuit Breaker merupakan salah satu komponen elektrik, di mana fungsinya digunakan sebagai keamanan hingga memutuskan arus listrik. Baik itu kelebihan atau kekurangan beratnya, sehingga menimbulkan percikan api.

Sistem kerjanya tidak jauh berbeda dengan MCB hanya saja memiliki kapasitas lebih besar. Memiliki 3 phase sistem keamanan, tidak heran bila industri besar selalu menggunakannya seperti pabrik atau mall.

Alat tersebut memiliki berbagai fungsi menarik, di mana salah satunya adalah dilengkapi tombol reset. Serta, Anda bisa mengatur berapa kapasitas Ampere. Dari segi daya, MCB tahan lama dan awet.

  1. ELCB, Aplikasi Circuit Breaker pada Industri

Earth Leakage Circuit Breaker peralatan satu ini memiliki peran berbeda dari MCCB atau MCB. Karena, ELCB ini berperan dalam mendeteksi kebocoran pada arus tetapi, untuk instalasi impedansi tingkat tinggi.

Perbedaan mencolok yang bisa dilihat dari kedua jenis di atas adalah tidak adanya pengamanan baik Thermal atau magnetic. Sehingga, harus ditambah dengan peralatan lainnya untuk membantu fungsi keamanannya.

Kelebihan utama dari ELCB adalah kecepatannya dalam memutus aliran. Menurut hasil penelitian kurang dari 1 detik. Dengan begini, keselamatan manusia dapat terjaga terutama dari sengatan aliran listrik.

Selain itu Earth Leakage Circuit Breaker juga mampu menjadi pelindung untuk berbagi peralatan listrik lain yang memiliki risiko tinggi kebocoran. Karena, adanya kesalahan atau kerusakan instalasi kelistrikannya.

Saat ini sudah tersedia beberapa merek dengan penawaran terbaik mengenai fungsinya. Untuk harganya sendiri beragam, paling rendah Rp100 ribu. Untuk angka tertingginya mencapai Rp 400 ribu tergantung besaran dayanya.

  1. ACB, Aplikasi Circuit Breaker Pada Industri

Air Circuit Breaker, komponen penting sebagai pelindung sirkuit pada listrik saat terjadi hubungan arus pendek atau berlebih. Biasanya, beroperasi pada tekanan atmosfer yang terjadi di udara, dengan skema switching.

Fungsi utama pemakaiannya adalah sebagai pembuka serta penutup pada lintasan sirkuit secara otomatis. Mampu membuka beban dengan sendirinya saat sistem kelistrikan tersebut terjadi gangguan, baik berupa frekuensi yang terlalu banyak.

Bisa juga korsleting sampai terjadinya permasalahan pada pertanahan dan fungsi terakhirnya adalah mengurangi busur bila ada kelebihan beban. Biasanya sering digunakan untuk pabrik besar karena, potensi ledakan sering terjadi.

Selain itu, perangkat tersebut juga dimanfaatkan sebagai perlindungan terhadap mesin listrik seperti di generator, kapasitor sampai transformator dan masih banyak lagi. Termasuk, dalam NGD hingga pembagian arus.

  1. VCB, Aplikasi Circuit Breaker Pada Industri

Aplikasi selanjutnya adalah Vacuum Circuit Breaker. Bila dilihat peralatan tersebut fungsinya tidak jauh berbeda dengan OCB yaitu peralatan keamanan untuk kelistrikan dengan tegangan tinggi. Di mana produk ini lebih direkomendasikan.

Pada VCB sendiri terdapat sebuah ruang hampa. Tempat tersebut dapat mengisolir terjadinya bunga api. Dengan begini, kemungkinan kerusakan pada instalasi dapat dikurangi. Dari sisi ketahanan jauh lebih bagus.

Bisa dikatakan paling awet dibandingkan pemutus sirkuit lainnya. Selain itu lebih ramah terhadap lingkungan, karena meminimalisir terjadinya ledakan. Sehingga, meningkatkan keamanan manusia terutama bagi para pekerja di pabrik.

Selain itu, VCB sendiri tidak menimbulkan gas buang sehingga cukup aman untuk bumi. Saat beroperasi suara menghasilkan suara hanya saja sangat minim. Tidak heran bila berbagai industri menggunakannya.

Kondisi tersebut terjadi karena mempunyai teknologi pendingin dalam media vakumnya, inilah alasannya mengapa pemakaiannya efektif. Sistem operasinya sangat cepat dan ideal dalam mengatasi berbagai kesalahan dan cocok dalam operasi berulang.

Menurut sejarahnya, peralatan ini diperkenalkan ke publik pada tahun 1960. Mempunyai beberapa kelebihan salah satunya tanpa perawatan apa-apa. Biarkan begitu saja, sudah bisa berjalan maksimal dan tahan lama.Pemutus Sirkuit ini memang penting digunakan. Karena, Anda sendiri kurang begitu paham bagaimana berbagai permasalahan itu muncul. Oleh karena itu sangat penting memiliki salah satu aplikasi Circuit Breaker pada Industri.

PT Mega Citra Bestari merupakan authorized distributor MCB Schneider dan MCB Hager di Indonesia yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Segera lakukan pemesanan dengan cara menghubungi kontak yang telah kami sediakan.