PT. MEGA CITRA BESTARI

Bagaimana Bisa Cahaya LED Menghemat Energi?

Banyak orang sering mempertanyakan, bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi. Ini sebenarnya merupakan pertanyaan yang sering membuat banyak orang bingung.

Pembahasan tentang LED yang lebih unggul sudah banyak. Biasanya, salah satu keunggulan yang ditonjolkan adalah energi yang lebih hemat.

Namun cukup sulit untuk menemukan alasan detail mengenai hal tersebut. kebanyakan hanya mengatakan bahwa ini sudah terbukti tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Bagi beberapa orang yang lebih sering menggunakan neon atau bohlam, pernyataan ini jelas perlu dijawab. Apabila tidak dijawab, berpindah ke LED tidak akan dilakukan.

Itu karena, LED sendiri memiliki harga yang jauh lebih tinggi. Akan lebih mudah apabila menggunakan neon atau bohlam yang notabenenya jauh lebih murah.

Terlebih lagi menemukan LED tidak semudah itu. Mendapatkannya perlu sedikit berusaha karena tidak bisa ditemukan di warung-warung.

Harganya yang mahal membuat warung-warung tersebut merasa modal untuk melakukan penyetokan cukup besar dan peminatnya sendiri masih sedikit.

Bagaimana Bisa Cahaya LED Menghemat Energi

Ketika membahas tentang bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi, terdapat beberapa hal yang bisa menjelaskan mengenai hal itu. Tentu tidak semuanya bersifat praktis.

Beberapa hal juga bersifat teknis sehingga seseorang perlu memahami sistem di dalamnya. Oleh sebab itu berikut beberapa alasan mengapa keberadaannya bisa lebih menghemat energi.

  1. Watt Rendah

Ketika menanyakan tentang bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi, hal pertama yang perlu dibahas adalah tentang watt nya. Perlu diketahui bahwa watt LED jauh lebih rendah.

Perbandingan bisa terlihat jelas apabila disandingkan dengan lampu pijar. Pada lampu pijar, watt yang dibutuhkan biasanya sangat tinggi.

Bahkan beberapa jenis membutuhkan tenaga hingga di angka 100 watt. Di angka tersebut, lampu memang efektif ketika digunakan untuk memberikan cahaya pada ruangan.

Namun ketika dibandingkan dengan lampu LED, perbedaan sangat jelas terlihat. Ketika lampu pijar membutuhkan daya hingga 100 watt, LED hanya membutuhkan daya hingga 25 watt.

Namun tingkat pencahayaan yang bisa diberikan tetap berada di besaran yang sama. Ini jelas memperlihatkan perbedaan yang cukup signifikan.

Jika melihat dari perbandingan tersebut, lampu LED memiliki kebutuhan daya yang 4 kali lebih rendah dibandingkan jenis biasa.

  1. Fitur Dimming

Hal Selanjutnya yang bisa dibahas ketika menanyakan bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi adalah tentang fitur dimming. Ini adalah teknologi terbaru dimana cahaya dari lampu bisa diredupkan sesuai keinginan pemilik.

Jika menggunakan neon atau pijar, fitur dimming tidak bisa dimiliki. Hal ini dikarenakan fitur dimming hanya bisa digunakan oleh jenis LED.

Oleh sebab itu, merupakan keputusan lebih tepat apabila menggunakan LED. Ketika fitur dimming digunakan dan cahaya diredupkan, kebutuhan energi jelas mengalami penurunan.

Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan dan bisa menghemat energi. Namun untuk poin ini, tidak semua LED memiliki fitur dimming.

Hanya beberapa saja yang memang sudah menyematkan fitur dimming ke bagian dalamnya. Oleh sebab itu, selektif dalam membeli juga perlu dimiliki.

Memiliki sikap selektif bukanlah perkara sulit. Sudah banyak penjual di luar sana yang khusus menawarkan lampu dimming kepada konsumen.

  1. Efektif

Poin selanjutnya yang bisa dibahas tentang bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi adalah tentang efektivitas. Efektivitasnya sangat tinggi.

Bisa dibilang, tidak ada tenaga yang dibuang secara percuma. Untuk meneliti hal ini, coba nyalakan lampu pijar di dekat anda.

Setelah itu, dekatkan tangan kepada lampu tersebut. Dapat dipastikan, tangan akan terasa hangat.

Ini merupakan kondisi normal pada lampu pijar karena 90 persen tenaga yang dikeluarkannya memang memiliki efek terhadap panas tersebut.

Ini jelas membutuhkan energi yang besar. Hal berbeda akan terasa apabila lampu LED digunakan.

Coba dekatkan tangan Anda seperti yang tadi dilakukan pada lampu pijar. Dapat dipastikan tidak akan terasa kondisi hangat seperti di lampu pijar.

Ini membuktikan jika semua tenaga yang dibutuhkan memang hanya diarahkan pada pencahayaan tanpa ada daya yang terbuang percuma.

Selain itu dari segi struktur, tidak ada hal lain yang membuat energi terbuang secara percuma.

  1. Stabil

Hal terakhir yang bisa diulas saat bertanya bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi adalah tentang tingkat kestabilan. Tingkat kestabilan dari lampu LED jauh lebih tinggi dibandingkan jenis biasa.

Pada lampu biasa, sering terdapat masalah dimana lampu tersebut memang stabil namun kestabilannya hanya untuk beberapa waktu. Saat sudah digunakan beberapa bulan, kestabilan strukturnya akan terganggu.

Ini membuat daya yang dibutuhkan tidak terkontrol dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi berbeda akan terlihat pada lampu LED.

Walaupun sudah digunakan berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kestabilannya akan tetap terjaga. Ini membuat kebutuhan dayanya tetap sama seperti pertama kali dibeli.

Dengan itu, tidak akan ada masalah dimana daya hemat di awal namun boros ketika sudah digunakan dalam waktu lama.

Sekarang adalah waktu yang tepat apabila berpindah ke jenis LED. Itu karena, pertanyaan tentang bagaimana bisa cahaya LED menghemat energi sudah terjawab secara menyeluruh.