PT. MEGA CITRA BESTARI

Cara Menghitung Ampere di MCB

Pentingnya mengetahui cara menghitung ampere di MCB tidak semua orang tahu. Padahal mengerti berapa ampere tegangan listrik yang mampu ditahan oleh MCB sangat penting sekali. Ini demi melindungi rumah agar tidak menerima kelebihan muatan listrik. Hal ini untuk menghindari kebakaran rumah.

MCB atau yang biasa disebut dengan Miniature Circuit Breaker sendiri adalah suatu komponen yang harus ada di dalam sebuah rumah. Gunanya adalah untuk memotong aliran listrik secara otomatis jika melebihi kapasitas. Misalnya kapasitas MCB model C2 hanya mampu menahan tegangan 2 ampere, maka jika lebih dari itu listrik akan otomatis terputus.

Komponen ini memang berfungsi sebagai alat keamanan meskipun banyak orang tidak memahaminya. Pembatas tegangan listrik ini akan membantu pemilik rumah atau bangunan jika listrik berada di atas ambang batas. Karena itu, setiap rumah pasti akan terpasang komponen ini meskipun Anda tidak menyadarinya.

Namun, ada banyak sekali MCB mulai dari C2 hingga C20. Setiap tipe memiliki ambang batas ampere berbeda-beda. Jika melebihi ambang batas, maka listrik akan otomatis mati atau “njeglek”. Lalu bagaimana cara mengenali ambang batas ampere pada setiap MCB? Atau bagaimana cara menghitungnya?

Memperhatikan Setiap Simbol MCB agar bisa Menghitung Ampere di MCB

Bagi Anda yang malas untuk mengetahui cara menghitung ampere di MCB, maka hanya perlu memperhatikan setiap simbol. Besarnya berapa ampere juga bisa langsung dilihat melalui sebuah simbol huruf C yang bisa Anda perhatikan dengan sangat jelas. Di belakang huruf C pasti ada angka yang mengikuti seperti C2, C4, C6, dan seterusnya.

Angka di belakang huruf C besar adalah keterangan berapa ampere tegangan listrik yang bisa ditoleransi. Jika melebihi ambang batas tersebut maka listrik akan otomatis “njeglek”. Untuk menghidupkan kembali listrik yang mati, Anda hanya perlu mengubah posisi tombol dari off ke on.

Ada C2, C4, C6, C8, C10 dan seterusnya yang bisa Anda lihat sendiri. Namun jika Anda sadari, semua angka ampere selalu menunjukkan angka genap. Tentu ini memiliki alasan tersendiri karena juga menentukan berapa jumlah watt dan volt listrik. Ada rumus tersendiri untuk mengetahui itu semua.

Dengan cara memperhatikan setiap simbol pada box, Anda bisa mengerti bagaimana cara menghitung ampere di MCB. Pengetahuan umum ini sangat berguna ketika Anda ingin menambah beberapa peralatan elektronik di rumah. Terutama yang membutuhkan tegangan arus listrik dalam jumlah besar seperti AC atau kulkas.

Menggunakan Rumus yang Dipakai untuk Menghitung Tekanan Ampere, Volt, dan Watt

Bagi Anda yang sering bersinggungan dengan listrik, tentu tidak akan kesulitan jika menggunakan rumus. Ya benar, ada rumus tertentu yang bisa dipakai untuk menghitung tekanan ampere, volt, dan watt sekaligus. Jadi misal sudah diketahui berapa watt atau berapa volt listrik, maka bisa dicari amperenya.

Cara menghitung ampere di MCB dengan menggunakan rumus memang membutuhkan waktu. Hal ini karena tidak semua orang mengerti bagaimana memanfaatkan dan menggunakan rangkaian angka. Bahkan terkadang dalam melakukan penghitungan terjadi kesalahan umum. Bisa jadi salah memasukan angka atau salah dalam memasukan rumus.

Jika menggunakan rumus, maka caranya adalah watt = ampere x volt atau ampere = watt : volt. Misalnya jika sudah diketahui tegangan volt sebesar 230 dan daya 460 watt, maka angka amper adalah 2. Hasil dari watt : volt atau 460 : 230.

Cara menghitung ampere di MCB ini sebenarnya cukup mudah sekali. Yang penting mengetahui rumus dasarnya dan tahu berapa angka setiap satuan. Dengan begitu ketika pada MCB tidak terdapat simbol huruf C besar, Anda bisa menghitungnya sendiri dengan mudah tanpa takut salah.

Bertanya Pada Ahlinya yang Memang Lebih bisa Dipercaya

Cara terakhir dan yang paling gampang adalah dengan bertanya pada ahlinya. Mungkin ketika sedang pertama kali memasang MCB di rumah, Anda bisa sekalian bertanya bagaimana cara menghitung ampere MCB nanti. Atau jika tidak begitu bisa langsung berapa besar ambang batas ampere.

Bertanya pada seorang yang sudah ahli memang lebih bisa dipercaya untuk cara menghitung ampere di MCB. Apalagi jika Anda adalah seorang yang gagap angka dan merasa pusing ketika membaca lusinan angka. Mencoba menggunakan rumus sekalipun akan kesulitan jika tidak mengerti rumusnya. Apalagi cara menggunakan angka dan rumusnya tersebut.

Melihat simbol huruf C besar juga tidak selamanya bisa diandalkan. Pasti jika sudah lama dipakai akan ada waktu ketika simbolnya memudar. Mungkin karena memang sudah waktunya memudar atau karena sebab lain. Sedangkan Anda sudah lupa berapa kapasitas ampere maksimumnya.

Jadi cara paling mudah adalah dengan menghubungi seorang ahli listrik dan kemudian bertanya. Seorang ahli listrik pasti akan dengan senang hati menghitungnya dengan benar. Apalagi jika terjadi masalah kelistrikan seperti tegangan yang terlalu besar atau ketika melakukan perawatan kepada MCB.

Sebagai komponen pembatas tegangan arus listrik, mengetahui berapa kapasitas maksimum memang perlu. Anda bisa mengerti berapa besar ambang batasnya dengan banyak cara. Bisa melalui simbol huruf C besar dan angka di belakangnya, atau mengetahui cara menghitung ampere di MCB dengan rumus.

Dipercayai sebagai distributor MCB Listrik di Surabaya dan Indonesia, kami menyediakan berbagai macam MCB Listrik Schneider dan MCB Listrik Hager yang sudah dikenal memiliki kualitas tinggi dan harga yang terjangkau.