Pada instalasi listrik dapat ditemui saklar otomatis, hal ini ditandai dengan berbagai peralatan elektronik atau lampu yang dapat menyala sendiri padahal tidak ada orang yang menyalakannya. Biasanya dapat dilihat ketika rumah seseorang yang pemiliknya sedang tidak ada tetapi lampu taman atau lampu teras menyala sendiri.
Sistem saklar otomatis ini dapat di setting dengan berbagai cara, dapat menggunakan photocell, timer, atau juga menggunakan sistem rangkaian terintegrasi di ponsel. Photocell sendiri merupakan saklar otomatis yang prinsip kerjanya menggunakan sensor cahaya, jika ada cahaya yang mengenai resistor, maka secara otomatis resistor akan memperbesar nilai resistansinya, hal ini mengakibatkan terhambatnya arus listrik, yang pada akhirnya akan memadamkan lampu.
Jika menggunakan photocell, kekurangannya lampu dapat menyala meskipun belum malam hari, biasanya karena cuaca gelap karena mendung. Namun, selain photocell, timer menjadi cara yang tepat untuk digunakan, timer akan lebih akurat jika digunakan karena pengaturannya berdasarkan settingan waktu. Berikut penjelasan yang lebih lengkap mengenai saklar otomatis menggunakan timer tersebut.
Timer sendiri merupakan saklar otomatis yang prinsip kerjanya berdasarkan setting waktu tertentu. Dengan timer dapat diatur sendiri kapan lampu dapat dinyalakan atau dipadamkan. Misalnya jika menghendaki lampu menyala pada pukul 17.00 dan padam pada 06.00 dan tidak bergantung dengan cuaca tertentu, maka penyetingannya akan lebih mudah.
Selain untuk mengatur waktu menyala lampu, timer ini juga dapat digunakan untuk menyalakan otomatis barang elektronik lainnya, tentu saja tergantung dengan kemampuan arus yang dapat dilayani oleh timer tersebut.
Timer sendiri memiliki 2 jenis, yakni Electric Timer Relay dan Pneumatic Timer Relay. Jika Electric Timer Relay berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan rangkaian listrik dengan cara bekerja menggunakan sistem elektronik, dalam hal ini membutuhkan tegangan listrik untuk mengoperasikannya.
Sedangkan pneumatic Timer Relay berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan rangkaian listrik berdasarkan settingan waktu. Prinsip kerja timer jenis ini menggunakan udara untuk waktu penundaannya, sehingga alat ini harus dipasang melekat pada magnetic contactor, hal ini karena timer ini membutuhkan tekanan dorong atau tarik dari magnetic contactor.
Untuk dapat menginstal dan mengatur timer, perlu dilakukan tahapan-tahapan dengan benar. Berikut ini tahapan-tahapan untuk mengatur timer listrik :
PT Mega Citra Bestari merupakan authorized distributor Hager di Indonesia sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Anda tidak perlu ragu lagi untuk memesan Timer Hager EH 111 dengan kualitas terbaik di sini. Segera lakukan pemesanan dengan cara menghubungi kontak yang telah kami sediakan.
Arti kode Philips MASTER LEDtube perlu dibaca per bagian karena setiap kode menunjukkan informasi yang…
Perbedaan time switch analog vs digital terutama terlihat dari cara pengaturan dan fleksibilitas jadwalnya. Time…
Perbedaan plug socket industri IP44 vs IP67 terletak pada tingkat perlindungannya terhadap benda padat dan…
Perbedaan Philips MASTER LEDtube 10.5W, 15.5W, dan 18W terletak pada konsumsi daya, keluaran cahaya, efikasi,…
Lampu explosion-proof untuk area migas umumnya dibutuhkan pada area proses, sekitar tangki dan bejana, titik…
Cara memilih lampu untuk lapangan padel meliputi: Tentukan tingkat pencahayaan berdasarkan penggunaan lapangan. Pastikan cahaya…
This website uses cookies.