Categories: Pengetahuan Listrik

Cara Pemasangan Sakelar Schneider yang Benar

Dalam memasang rangkaian listrik harus sangat diperhatikan, hal ini karena selain berkaitan dengan keefektifan rangkaian listrik dan keefisienan rangkaian listrik, juga berkaitan dengan keselamatan. Rangkaian listrik ini jika dilihat sekilas memang sangatlah rumit, namun jika dilakukan dengan cara yang benar dan tepat tidak hanya akan mudah, tentunya juga aman.

Pada rangkaian listrik untuk merangkai pengkabelan untuk sakelar lampu dapat dilakukan dengan berbagai metode. Biasanya ada sebuah sakelar yang digunakan untuk mematikan sekaligus menyalakan satu lampu atau juga dua lampu sekaligus. Untuk dapat menggunakan sakelar seperti ini dapat dilakukan dengan pengkabelan sakelar tukar ataupun sakelar seri. 

Penggunaan dua rangkaian sakelar ini dapat digunakan menyesuaikan kebutuhan dan pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Yang terpenting adalah melakukan pemasangan sakelar dengan benar agar sakelar dapat berfungsi dengan baik.

Cara Pengkabelan Sakelar Schneider

Sakelar tukar atau sakelar hotel merupakan dua sakelar digunakan untuk menghidup matikan satu lampu. Sakelar ini cukup efisien jika lampu yang dihidupkan ini ingin dimatikan ataupun dihidupkan dari dua ruangan yang berbeda. 

Untuk menggunakan cara ini, pertama tentu harus mengetahui jenis sakelar yang digunakan. Berikut ini tahapan cara pemasangan sakelar tukar :

  • Anda harus gunakan jenis seekor tukar yang terdapat tiga kutub Terminal yang terdiri dari terminal 1, yang terhubung ke Terminal 2 atau 4.
  • Sedangkan pada sakelar tunggal hanya terdapat dua kutub. Mari kita lakukan perawatan dengan plug-in kabel hitam dari terminal 2 sakelar pertama ke Terminal 4 sakelar kedua lalu plug-in kabel hitam dari terminal 4 sakelar pertama ke terminal 2 sakelar kedua.
  • Plug-in kabel hitam dari terminal 1 sakelar kedua ke Terminal MCB sebagai muatan atau titik api.
  • Kemudian plug-in kabel hitam yang terhubung ke lampu ke Terminal 1 sakelar pertama. Kabel biru dari lampu sebagai Netral dihubungkan ke Terminal Blok.
  • Beri input tegangan dengan menyambungkan kabel steker ke MCB dan Terminal Blok sebagai titik Netral.
  • Sampai di sini pengamatan sudah selesai, setelah itu baru dilakukan pengetesan dengan cara membalik kedua sakelar.
  • Kemudian coba tekan kedua sakelar secara bergantian, jika kedua sakelar dapat menyalakan lampu maka telah berhasil melakukan pemasangan sakelar tukar.

Cara Pemasangan Sakelar Seri Schneider Electric

Setelah mengetahui cara pemasangan sakelar tukar, masih ada rangkaian sakelar lainnya yang dapat dicoba, yakni sakelar seri. Jika sakelar tukar merupakan dua sakelar untuk mematikan atau menyalakan satu lampu, berbeda dengan sakelar seri yang digunakan untuk mematikan dua lampu.

Sakelar seri ini dapat ditemui di banyak tempat, seperti di rumah atau gedung dengan banyak ruangan. Sakelar ini sering digunakan karena memang cukup efektif dan efisien untuk menyalakan dan mematikan dua buah lampu pada ruangan yang berbeda. 

Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan pemasangan sakelar seri Schneider electrik.

  • Pertama masukkan kabel dari sumber.
  • Kemudian kita masukkan kabel dari lampu pertama. Setelah terpasang kemudian dilakukan pengecekan dengan menekan sakelar, apakah lampu hidup atau tidak. Jika sudah hidup maka selanjutnya kencangkan agar tidak terjadi copot.
  • Kemudian masukkan kabel lampu yang kedua, dan kita bisa mengecek terlebih dahulu apakah lampu hidup atau tidak. Jika hidup maka dapat dikencangkan lagi untuk bobotnya agar tidak terjadi kerusakan setting listrik yang terjadi di sakelar.

PT Mega Citra Bestari dipercaya untuk memegang lisensi distributor Schneider. Produk Schneider sudah terkenal karena mempunyai kualitas lebih tinggi daripada yang lain baik itu MCB Box, Switch, dan Sockets. Temukan berbagai produk Schneider dan beberapa merek lainnya pada PT Mega Citra Bestari. Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran menarik.

info mcbestari

Recent Posts

Cara Megger Test MCB yang Benar untuk Memastikan Kondisi Instalasi Masih Aman

Megger test pada MCB dilakukan untuk mengukur insulation resistance atau tahanan isolasi pada sistem kelistrikan…

1 week ago

Jadwal Preventive Maintenance Panel Listrik yang Sering Diabaikan Sampai Sistem Mulai Bermasalah

Preventive maintenance panel listrik penting dilakukan secara terjadwal karena banyak gangguan kelistrikan sebenarnya muncul perlahan…

2 weeks ago

Kesalahan Routing Jalur Kabel dalam Conduit yang Sering Menyulitkan Proses Maintenance

Routing jalur kabel dalam conduit yang kurang tepat dapat membuat proses maintenance lebih sulit, mulai…

3 weeks ago

PUIL 2011 vs PUIL 2020 — Perubahan yang Mulai Mengubah Cara Kontraktor dan Konsultan MEP Merancang Instalasi

PUIL 2020 membawa banyak perubahan yang membuat standar instalasi listrik menjadi lebih detail, adaptif terhadap…

4 weeks ago

Proyek Sudah Jalan, Tapi Instalasi Listrik Masih Sering Direvisi? Ini Titik Koordinasi yang Biasanya Terlewat di Awal

Revisi instalasi listrik dalam proyek konstruksi biasanya terjadi karena kurangnya koordinasi antara tim desain, perubahan…

1 month ago

Instalasi Listrik Terlihat Rapi, Tapi Sering Overheat? Ini Kesalahan Pemilihan Komponen yang Tidak Terlihat

Instalasi listrik yang terlihat rapi tetapi sering overheat biasanya disebabkan oleh pemilihan komponen yang tidak…

1 month ago

This website uses cookies.